Penanganan Kanker Serviks

Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang terkenal dan banyak menyerang pada wanita, secara umum kanker serviks dapat dicegah jika terdeteksi sejak dini. pada saat usia 11-12 tahun dapat diberikan vaksin untuk pencegahan kanker.

Perempuan pada usia 21 tahun harus mulai mengambil tes Pap smear dan harus diulang sampai usia 30 tahun dan setiap 3 tahun sesudahnya.

Jika kanker terdeteksi penanganan dapat dilakukan dengan cara operasi pengangkatan dan biasanya cara ini yang paling disukai dari pengobatan tetapi tidak setiap wanita harus menjalani itu. Tahapan yang berbeda selain operasi kanker serviks adalah Laser bedah, conization, cryosurgery, histerektomi sederhana, histerektomi radikal dan trachelectomy radikal.

Alternatif pertama adalah loop electrosurgical eksisi prosedur (LEEP) yang meliputi penggunaan frekuensi tinggi listrik untuk memotong dan menghapus jaringan yang sakit. Prosedur ini dilakukan dengan pemberian anestesi lokal untuk mematirasakan leher rahim dan loop kawat dimasukkan ke dalam vagina. Sampel jaringan yang diambil untuk pemeriksaan dan jaringan yang lebih dalam yang digunakan untuk mengevaluasi kanal endoserviks.

Alternatif lain untuk operasi kanker serviks adalah operasi laser yang menggunakan sinar laser diarahkan melalui vagina bukan pisau untuk membakar sel-sel yang abnormal atau menghapus jaringan untuk biopsi.

Conization juga merupakan pilihan yang merupakan prosedur bedah yang meliputi penghapusan jaringan kerucut-bentuk dari leher rahim dan mirip dengan LEEP, menggunakan kawat dipanaskan atau pisau bedah atau laser yang juga dikenal sebagai pisau kerucut cone biopsi. Yang satu ini adalah menguntungkan karena memingkinkan untuk wanita masih bisa tetap hamil.

Histerektomi adalah pilihan yang melibatkan berbagai jenis prosedur dan bertujuan untuk menghilangkan jaringan kanker dengan pengangkatan rahim. Mereka yang mencoba untuk hamil dan yakin sebagai ovarium utuh setelah prosedur histerektomi. Jika wanita tidak bisa melahirkan anak bahkan setelah ovarium dipertahankan setelah histerektomi, dia tidak akan masuk ke menopause dini.

Wanita dengan kanker serviks bisa memilih cara histerektomi total atau histerektomi radikal. histerektomi total meliputi pengangkatan rahim dan leher rahim tetapi daun utuh vagina, kelenjar getah bening dan parametrium tersebut. Histerektomi radikal, seperti histerektomi sederhana, adalah pengangkatan rahim, leher rahim parametrium, dan ligamen pendukung, bagian atas vagina dan kelenjar getah bening lokal (dengan prosedur yang disebut limfadenektomi). Jika saluran tuba dan ovarium juga dihapus dengan histerektomi radikal, prosedur ini dikenal sebagai bilateral salpingo-oopherectomy.

Penanganan untuk kanker serviks bisa bermacam macam tergantung permintaan pasien dan kondisi kanker serviks tersebut namun untuk yang pastinya sebaiknya anda konsultasikan ke dokter kanker terlebih dahulu.Demikian artikel tentang penanganan kanker serviks ini saya buat,  semoga bermanfaat.

One response to this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RizcaFitria

Facilitating Learning

Personal Growth Specialist

Follow Your Path, Fulfill Your Destiny, Build Your Legacy

Jejak-jejak yang Terserak

If Better is Possible, Good is Not Enough

Wordpress of Muchopick

Kumpulan artikel yang unik, cantik dan menarik.

RUMAHKU SURGAKU

Aktivitas Hidupku...........

%d blogger menyukai ini: